RSS Feed

TRAVE(LOVE)ING. Mari Melangkah.

Suatu hari gue disapa oleh mention di twitter.

Bermula dari hal sederhana itu, gue ‘berkenalan’ dengan seorang penulis (komedi, katanya) yang udah nyasar di blog ini dan terpesona dengan gue salah satu blogpost. Dari perkenalan itulah yang membuat gue kemudian tertarik untuk membeli salah satu bukunya. Judul buku itu, TRAVE(LOVE)ING.

Buku ini ditulis rame-rame, seperti yearbook yang sumbangan ceritanya ga cuma berasal dari satu orang saja, tapi berbarengan dengan teman-teman lainnya. Meskipun tidak seramai yearbook tentunya, buku ini sudah cukup rame oleh keempat penulis yang membagi kisah mereka untuk move on. Keempat penulis buku ini adalah Roy Saputra, Mia Haryono, Grahita Primasari, dan Dendi Riandi. Sepasang laki-laki dan perempuan. Pas buat double date.

Isi cerita kurang lebih dapat ditebak dari judul ciamik buku ini, Trave(love)ing: Hati Patah, Kaki Melangkah. Mereka berempat dikecewakan oleh cinta lalu berusaha untuk menyembuhkan luka putus cinta, salah satunya dengan menciptakan jarak. Traveling.

Ada yang travel karena dorongan impulsif untuk menonton klub sepakbola favoritnya, karena training dari kantor, karena liburan dengan teman-temannya, ada juga yang karena mau refreshing dan meliburkan diri dari workload yang makin tinggi. Apapun tujuan traveling mereka awalnya, satu yang pasti, mereka membawa hati yang terluka dan berharap perjalanan akan dapat menyembuhkan.

Harapan yang tidak mudah diwujudkan karena banyak struggling yang terjadi selama perjalanan, dari kenangan-kenangan yang terus mengikuti layaknya arwah penasaran sedang minta tolong dibalaskan dendamnya supaya tidak lagi penasaran, sampai ke rasa kangen yang tak mau hilang meskipun hati bersikeras menolak.

Membaca buku ini, gue seperti terlarut dalam naik turun mereka dalam merelakan kepergian cinta. Seperti diceritakan langsung oleh mereka, kisah-kisah manis yang pernah mereka lalui namun kemudian manis tersebut berubah pahit. Seperti didongengkan cerita-cerita indah tentang cinta, lalu bagaimana dongeng tersebut ternyata tidak happily ever after.

Buat yang pernah merasakan pahit dan getirnya move on (seperti gue) (barusan ini curcol), membaca buku ini mengembangkan senyum karena teringat akan perjuangan sama yang pernah gue lalui. Perasaan yang mereka ceritakan, rindu tak tertahankan yang pura-pura tak dianggap, sampai ke ketidaksanggupan untuk bertemu dengan dia yang pernah mengecewakan.

Buat yang belum pernah ngerasain sulitnya move on (yang lebih sulit dari ngerjain rumus matematika, menurut gue), membaca buku ini seperti… seperti apa ya, gue kan udah pernah. Jadi ga ngerti juga sik πŸ˜› (Udah pernah ngerasain move on aja bangga) hehehe.

Anyway, di tengah kegalauan konten buku ini, terselip cukup banyak hal yang bisa membuat tertawa. Salahkan Dendi Riandi dan Roy Saputra untuk jokes konyol mereka yang kadang-kadang mendistraksi gue dari rasa galau.

Kesimpulan gue, membaca buku ini mungkin tidak akan bisa membantu lo untuk bisa move on. Tapi paling tidak, membaca buku ini akan menyadarkan lo bahwa, you’re not walking alone.

 

Dan seperti kata Dendi di salah satu bab;

The cure for a heart is to move along. Mungkin itu obat untuk luka hati. Mencoba untuk melangkah maju, dan enggak lagi berhenti di masa lalu.

Lalu seperti kata Mia dari permainan hashtag #rhyme,

I’ve been traveling to Middle East, also to the west. Forgetting you is the hardest, but sure it’s for the best.

 

Different stories, different point of views, different people. Yet, with one goal, to move on.

A recommended book indeed.

 

(Foto diambil dari website om danirachmat)

Advertisements

About Godeliva Olivia

loves reading, sweet iced tea, and good laugh.

3 responses »

  1. Olive, gw beli juga akhirnya setelah baca review dari blog lu.. bagus.. baru tamat hahahaha
    diantara ke 4 itu gw suka story nya Dendi sm Mya πŸ˜€

    Like

    Reply
  2. makasih untuk pingbacknya dan ngasih link ke blog sayah.. πŸ˜€
    Salam kenal

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: